Solusi Beberapa Masalah Pada Genset Mini

Sebuah alat pastilah tidak akan selalu berjalan atau beroperasi secara sempurna selamanya. Pastilah ada masa dimana masalah akan terjadi, terutama pada alat-alat yang sudah cukup lama dimiliki dan cukup intensif digunakan. Termasuk halnya dengan genset mini terbaik yang belakangan sering menjadi perbincangan orang-orang.

Sebagai sebuah genset, maka sudah semestinya mampu untuk menjadi sumber daya listrik cadangan  ketika sumber daya listrik utama padam. Sayangnya ada beberapa kali ditemukan kasus genset tak bekerja sebagaimana mestinya. Bisa jadi hal itu disebabkan karena masalah besar, tetapi bisa juga karena masalah kecil. Untuk itulah perlu dilakukan pengecekan secara mandiri terlebih dahulu sebelum memutuskan memanggil atau membawa genset yang dimaksud ke mekanik.

Untuk membantu pembaca sekalian terutama yang memiliki genset apabila menemukan masalah-masalah tertentu pada genset, sebelum membawanya ke teknisi maka sebaiknya lakukan hal-hal berikut ini terlebih dahulu.

  1. Genset tiba-tiba mati

Apabila genset yang sedang beroperasi tiba-tiba saja mati, maka kemungkinan hal itu disebabkan adanya air pada tangki bahan bakar. Alih-alih memanggil teknisi, yang perlu dilakukan hanyalah membuang air yang masuk itu. Kemungkinan sumbatan juga bisa saja terjadi, sehingga patut dicek selang-selangnya.

  1. Genset tidak dapat distarter

Adanya starter jelas memudahkan pemilik genset mini untuk menghidupkan genset mereka. Sayangnya tidak selamanya starter dapat bekerja sebagaimana mestinya. Jika hal tersebut terjadi, mungkin karena kondisi aki yang sudah cukup lemah sehingga penggantian part berupa aki yang harus dilakukan.

  1. Daya mesin mulai menghilang

Hal berikutnya ini erat kaitannya dengan kondisi plunger pompa yang aus. Sehingga sangat bijak jika dilakukan penyetelan ulang sistematika pada bagian pompa itu secara umum.

Hal-hal di atas merupakan contoh-contoh kecil kendala yang amat sangat mungkin terjadi dalam kepemilikan suatu genset mini. Dan seperti yang sudah dikatakan di atas bahwa sebelum membawanya pada teknisi atau mekanik maka sebaiknya cek secara mandiri terlebih dahulu. Kecuali jika memang menemukan masalah berat yang harus ditangani langsung oleh ahlinya, barulah menyambangi teknisi alias mekanik merupakan langkah yang paling bijak.

 

Tagged : /

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *